Rainbow Arch Over Clouds

Sabtu, 24 Desember 2011

Review Manusia Setengah Salmon


Judul                : Manusia Setengah Salmon
Penulis             : Raditya Dika
Penerbit           : GagasMedia
ISBN                 : 979-780-531-9
Tebal                : 258 halaman
Harga               : Rp. 42.000,- untuk pembelian di toko buku terdekat
                          Dapatkan disc. 15% untuk pembelian di toko buku online
         
“Ketika sesuatu sudah mulai sempit dan tidak nyaman, saat itulah seseorang harus pindah ke tempat yang lebih luas dan (dirasa) cocok untuk dirinya. Rumah ini tidak salah, gue dan dia juga tidak salah. Yang kurang tepat itu bila dua hal dirasa sudah tidak lagi saling menyamakan tetap di pertahankan untuk bersama.
Mirip seperti gue dan dia.
            Dan, dia memutuskan untuk pindah”.

            Kalimat diatas adalah kalimat yang mewakili tubuh dan inti utama dari sebuah “perpindahan” didalam novel Manusia Setengah Salmon nya bang Raditya Dika yang beredar 24 Desember kemarin.
            Novel yang masih menceritakan tentang kesehariannya bang Dika, dengan segala pengalaman aneh bin absurd nya, yang tetap memancing gelak tawa pembaca. Pada buku ke enamnya ini, cerita dalam MSS ini terlihat lebih cerdas dengan banyak quotes menarik didalamnya. Dan “pindah” sepertinya magnet utama dalam buku ini.
            Kelakuan aneh dari keluarganya bang Dika yang juga dikupas secara frontal tetap menjadi cara jitu untuk memancing tawa pembaca. Mulai dari “Ledakan Paling Merdu” yang menceritakan tentang kebiasaan melakukan senam kentut setiap pagi yang selalu dilakukan papa-nya bang Dika, yang menurut dia itu sehat karena gas di perut kita hasil tidur semalam harus dikeluakan, kalau enggak nanti kita bisa sakit. Sampai akhirnya bang Dika pun menirukan kebiasaan ini, yang diberi nama “Kentut Bersama”.
            Belum lagi bab-bab menarik yang masih mengundang senyam-senyum dan tawa-tawi adalah teteeeeup kelakuan aneh nya Edgar (adik terakhirnya bang Dika), yang selalu saja di eksplore secara brutal dan tidak ber prike-Edgaran dengan membuka aib dan kebodohan adik malangnya, atau tentang Mama yang selalu merasa khawatir dan selalu melebih-lebihkan sesuatu yang sering membuat kesal tapi ngangenin.
            Selain kalian akan dimanjakan dengan suguhan “kegalauan” tingkat tinggi dan komedi yang lebih tepat dibuat oleh orang yang sakit jiwa, buku ini juga membahas tentang perhatian Mama yang terkadang membuat kita kesal tapi justru kita merindukan perhatian-perhatian itu, sekalipun perhatian tersebut terlalu berlebihan (Kasih Ibu sepanjang Belanda: 105-134).
            Cerita menarik tentang megap-megap nya bang Dika yang hampir punah karena terkontaminasi zat dari ketiak, pencarian mencari makanan absurd di Venice, perkenalan dengan “Perek” di Belanda (Siapa perek itu? yuk beli dan baca bukunya), interview dengan hantu yang lebih terlihat aneh daripada serem, sampai dengan perjuangan untuk belajar gulat benjang sambil memerah susu sapi. Serta bab-bab lain yang memaksa kalian buat terus-terusan baca, satu yang menarik dan lain dari pada buku bang Dika terdahulunya adalah bab cuplikan dari isi twitternya bang Dika yang singkat tapi tetep lucunya nampooooool.
Diantara semua quotes menarik didalamnya, ini adalah beberapa quotes yang paling menarik buat gue:
v  Ketika sesuatu sudah mulai sempit dan tidak nyaman, saat itulah seseorang harus pindah ke tempat yang lebih luas dan (dirasa) cocok untuk dirinya. Rumah ini tidak salah. Yang kurang tepat itu bila dua hal dirasa sudah tidak lagi menyamakan tetap di pertahankan untuk bersama.
Mirip seperti gue dan dia.
Dan, dia memutuskan untuk pindah. (Hal. 29)
v  Putus cinta sejatinya adalah sebuah kepindahan.
Bagaimana kita pindah dari satu hati, ke hati yang lain. Kadang kita rela untuk pindah, kadang kita dipaksa untuk pindah oleh orang yang kita sayang, kadang bahkan kita yang memaksa orang tersebut untuk pindah. Ujung-ujungnya sama: kita harus maju, meninggalkan apa yang sudah menjadi ruang kosong. (Hal: 36)
v  Semakin bertambah umur kita, semakin kita dekat dengan orangtua kita.
Kita nggak mungkin selamanya bisa bertemu dengan orangtua kita. Orangtua kita bakalan ninggalin kita, sendirian. Dan kalau hal itu terjadi, sangat tidak mungkin untuk kita mendengar suara menyebalkan mereka kembali. (Hal: 133)
v  Sesungguhnya, terlalu perhatiannya orang tua kita adalah gangguan terbaik yang pernah kita terima. (Hal: 134)
v  Your first date is his/her timeline (Hal: 152)
v  Mick Jagger: yuo cant always get what you want, but if you try, sometimes you just might find you get what you need.  (Hal: 161)
v  Tumbuh dewasa memang menyenangkan, tapi tumbuh dewasa juga harus melalui rasa sakit-sakit ini.
The pains of growing up. Pindah menjadi dewasa berarti siap menghadapi rasa sakit dan melihat hal-hal yang menyakitkan itu sendiri. (Hal: 203)
v  Salah satu tanda orang udah dewasa adalah ketika dia sudah pernah patah hati. (Hal: 204)
v  Perjuangan untuk pindah adalah perjuangan untuk melupakan. (Hal: 244)
v  Hidup sesungguhnya adalah potongan-potongan antara perpindahan satu dengan lainnya. Kita hidup diantaranya. (Hal: 254)
v  Hidup penuh dengan ketidakpastian, tetapi perpindahan adalah sesuatu hal yang pasti. (Hal: 255)
v  Untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, gak perlu menjadi manusia super. Hanya perlu menjadi manusia setengah salmon: berani pindah. (Hal: 256)
v  Kenapa semuanya jadi pindah secepat ini?
Ya, mau gimana? Emang harus begini kan? Kita kan nggak bisa ngelawan waktu. Semuanya pasti berubah. (Hal:257)
v  Mungkin, gue hanya perlu mencari kebahagiaan-kebahagiaan kecil diantara semua perpindahan ini. (Hal: 258)

Manusia setengah salmon, manusia yang berani pindah dengan segala kemungkinan nantinya, pindah dari satu hati ke hati yang lain, pindah untuk mencari apa yang kita butuhkan. Sama seperti salmon yang berani bermigrasi, melawan arus sungai, berkilometer jauhnya hanya untuk bertelur.
Sekalipun itu idak gampang.
Namun perpindahan pasti terjadi.


         

36 komentar:

  1. Seperti patut di jadikan refrensi bacaan...dan kisah2nya mirip kisah hidup gw:D

    BalasHapus
  2. wah blog kita sama2 di mention bang Dika, tapi yg ini lebih bagus reviewnya. Salut!

    BalasHapus
  3. Kutipan ini bikin merinding:

    Semakin bertambah umur kita, semakin kita dekat dengan orangtua kita.
    Kita nggak mungkin selamanya bisa bertemu dengan orangtua kita. Orangtua kita bakalan ninggalin kita, sendirian. Dan kalau hal itu terjadi, sangat tidak mungkin untuk kita mendengar suara menyebalkan mereka kembali. (Hal: 133)

    Salam kenal. :)

    BalasHapus
  4. review nya bisa membuat pembaca yg belum pernah baca seakan mengetahui isi bukunya bang dika

    BalasHapus
  5. pengen langsung belllliiii bukunyaaa deeeehhhh :D

    BalasHapus
  6. Wow..rewiew yang bagus banget...keren! :)

    BalasHapus
  7. @EmaErlySpace: memang semua buku bang Dika pantas untuk dibaca. dia selalu memberi saya inspirasi :D

    @Rahmat Wahyu Pratama: hahaa. iya seneng banget review nya di twit bang Dika. terimakasih reviewnya dibilang bagus :D

    @lana: iya pas baca quote itu langsung bikin mikir yaa. salam kenal juga :D

    @Rijal: terimakasih :D

    @joe Rizky: tapi harus baca juga bukunya, masih banyak yang lebih menarik didalam bukunya :D

    @sofhie machfudz: ayo langsung meluncur ke gramed. buku wajib akhir tahun. hihihi :D

    @terimakasih: alhamdulillah, terimakasih :D

    BalasHapus
  8. Saya jadi takut bacanya mbak padahal buku sudah ditangan... Saya masih ingin mengerjakan UAS T_T

    BalasHapus
  9. Asik... Dian nge-review Manusia Setengah Salmon. :D
    Btw, review lo masuk blognya Raditya Dika.

    BalasHapus
  10. Iya buku manusia setengah salmon keren, punch line nya lebih terasa, cara bertuturnya juga udah gak terlalu ngasal lagi. Lebih dewasa lah pokoknya.
    Tapi gue sih tetap lebih suka bukunya yang kedua (Cinta brontosaurus), natural, apa adanya, dan fresh! (waktu itu belum banyak penulis yang mengadopsi gaya menulis bang Dika, nah sekarang?)

    BalasHapus
  11. masing ngitung tanggal buat beli... =)

    BalasHapus
  12. @Arsifa: kerjakan UAS mu dulu nak, dari pada nanti kena efek galau setelah baca buku ini. *ehhh* :p

    @Rendy Tri Aprizal: asikasik. prikitiiiiieew. udah dimasukin ke blog nya bang dika? ahhaaiii. nggak bisa tidur. haha *halah*

    @Fauzi: di MSS ini terlihat banyak "keajaiban kata" disamping segala kekonyolannya. mungkin sekarang banyak yang menulis seperti bang Dika, karena bang Dika adalah inspirator mereka :D

    @...Uzay Gingsull...: ayo beli sebelum merasakan penasaran akut. haha :p

    BalasHapus
  13. bkan radytia dika klw buku'ny nga gila kyak penulis'ny.... hahahaha gokil:)

    BalasHapus
  14. @Rowman Saranani: Yaa, dia selalu punya kejutan dibukunya. Dan selalu membuat tertawa membaca? itu uniknya dia :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya!!! ternyata ada juga yah orang kyak gitu!!...
      hahaha

      Hapus
  15. Mampir ke blog aku juga yaa sista..
    Folow me, pasti aku folbek
    http://hanaester.blogspot.com
    thanks

    BalasHapus
  16. wah blog kamu dimention bang dika. Selamat ya.

    Follow back

    BalasHapus
  17. @Hana Ester: sudah aku follow, follback ya :D

    @joe Rizky: ahaha. terimaksih. iya sudah di follback :D

    BalasHapus
  18. waah enak banget di tweet terus di posting juga sama bang dika Selamat yaa!
    Gue juga post tentang manusia setengah salmon, absurb abis. Monggo http://liaaablog.blogspot.com/2011/12/absurb-asli-manusia-setengah-salmon.html

    Twitter: @liawidyy.Pasti aku followback :)

    BalasHapus
  19. @Amalia Widyasari: ahahha. alhamdulillah banget :) terimakasih :)
    okay twitter dan blog nya sudah ku follow :D

    @Kurnia Septa: sini sewa :D

    BalasHapus
  20. Super sekali
    qoutenya banyak dan super!!
    SALAM SUPER!! :D
    Fridi Graphic

    BalasHapus
  21. nice review
    mampir ke blog ku y
    http://ferryjr.blogspot.com

    BalasHapus
  22. keren:D salam kenal^^jangan lupa liat blogku juga y : http://lellyourslellyduduth.blogspot.com/

    BalasHapus
  23. @FridiGraph: bukunya bang dika emang zupeeer. haha
    udah baca bukunya? :D
    salam kenal juga :D

    @ferry: terimakasih :D
    okay, nanti gue saya mampir-mampir yaaa :D

    @LellyoursLellyduduth: terimakasih, iya, salam kenal juga .
    sip, nanti saya mampir :D

    BalasHapus
  24. jadi pengen belii bukunya bang dika!!

    kemaren cuma sempet liat sampulnya doang, aku pikir ini kok bang dika buat buku sampulnya aneh... gternyata menggalau ria

    mampir juga yak
    http://catatantahupetis.blogspot.com

    BalasHapus
  25. @Riyan Arrizal: ayo beli bukunya, ayo baca bikunya :D
    buku kali ini isinya banyak penggalauannya .
    cocok buat yang mau galau dan mau move on.
    hahaha :D

    BalasHapus
  26. salam............................... sip...........

    BalasHapus
  27. @kalisongo: salam juga :D

    @ardiyan tyas: terimakasih kakak :D

    BalasHapus
  28. mantap, KPan aku bisa beli TT

    BalasHapus
  29. @wisnu murti: kumpulin uang sehari 2 ribu. 21 hari pasti cukup :D

    BalasHapus
  30. Buat dian dan ratna...eh, dian ratna maksudnya. numpang lewat di blog-nya ya?? janji deh numpang lewat aja, gak numpang nge-chat hhoooo...

    oiya, jangan lupa mampir dan follow blog cukurbuludada.blogspot.com yak??!!:D

    BalasHapus
  31. @Khairul lizzan: ahahaha. silahkan kewat. woles :))

    okay, followed ya :D
    follow back ..

    BalasHapus
  32. ini review yang keren banget! Bikin orang - orang penasaran ama isi ni buku! Mampir juga ya ke blog gua

    hardyedun.blogspot.com

    BalasHapus